Open Knowledge

Knowledge Should Be Free

SEO bukan Search Engine Optimization!

Posted by dwisantoso on September 1, 2010

Mungkin anda sempat kaget bin terkejut ketika membaca judul itu. Namun judul itu memang benar! Bila anda paham Bahasa Inggris maka terjemahan Search Engine Optimization adalah Optimasi Mesin Pencari. Jika anda ingin menerapkan SEO seperti itu maka silakan menjadi programmer di Google atau Yahoo atau Microsoft!

Banyak sekali praktisi Internet Marketing, lokal maupun luar negeri yang salah kaprah sehingga membingungkan orang awam yang ingin belajar mencari uang melalui dunia maya yang luas ini. SEO seharusnya diterjemahkan menjadi Optimasi berdasarkan Mesin Pencari atau Search Engine based Optimization. Dengan demikian para blogger dan webmaster bisa menentukan tujuan optimasi (objective) yaitu Google Search, Yahoo!Search, Microsoft Bing atau mesin pencari lain. Saya belajar SEO dari dua sumber lokal dan setelah itu saya jera/kapok/menyesal karena semua sumber itu hanya berorientasi bisnis dengan menjual pengetahuan dan alat bantu yang cenderung membuat anda dianggap sebagai spammer oleh Google.

Dengan tulisan ini saya mengajak kalian agar tidak terjerumus pada kesalahan yang sama yang pernah saya alami. Kalian cukup ikuti aturan main yang dirilis oleh Google yaitu Webmaster Guidelines jika ingin mengoptimasi situs kalian untuk Google Search. Ternyata resepnya mudah karena sudah saya buktikan sendiri ketika menelusuri (searching) di google.com maupun google.co.id dengan kata kunci luas (broad keyword) dwi santoso. Situs ini berada di halaman pertama Google SERP (Search Engine Result Page) dan di posisi pertama (champion) [sebelumnya berada di posisi kedua] walau menggunakan sedikit alat bantu (plugin)! Jumlah pesaing pun jutaan! Mengherankan, bukan?

google.co.id SERP (kiri) dan google.com SERP (kanan)

Kalian tak usah mengutak-atik situs kalian dengan plugin tertentu yang diyakini bisa mendongkrak peringkat. Jika salah maka Google bisa menghukum situs kamu yaitu tidak akan dimunculkan di SERP alias masuk sandbox. Mohon diingat bahwa Google selalu memperbaiki algoritma mesin pencarinya sehingga pedoman yang kalian dapatkan dari para SEO Master akan menjadi basi jika tidak selalu memantau Google Webmaster Central!

Saya pernah memakai perangkat lunak (software) yang bernama Market Samurai untuk memahami internet marketing namun kini saya cuma memakai benda itu ketika memeriksa posisi situs saya di Google SERP. Lumayanlah daripada harus klik satu-per-satu…hehehe! Mengapa? Karena saat itu saya terpesona dengan kemampuan (feature) yaitu SEO Competition yang bisa menganalisis situs yang berada di halaman pertama Google SERP dengan beberapa faktor. Namun kini, saya tidak yakin dengan hasil analisisnya karena faktor-faktor yang dilibatkan tidaklah signifikan:

  • Usia nama domain (domain name age). Ada situs yang usianya 10 tahun namun kalah dengan situs yang masih muda (2 tahun!).  Nama domain situs ini pun belum genap 2 tahun!
  • PageRank (peringkat situs versi Google). Ada situs yang punya PR 4 kalah dengan situs ber-PR 2 !
  • Backlink (incoming/outgoing). Situs yang punya banyak incoming backlink pun tidak selalu memenangkan Google SERP! Setelah diperiksa secara seksama, Market Samurai menggunakan Yahoo Backlink Checker untuk mendulang informasi tentang backlink. Ini berarti dia tidak konsisten dengan tujuan awal yaitu Google SERP!

Analisis Kompetisi SEO versi Market Samurai

Gambar di kiri menjelaskan tentang analisis kompetisi SEO untuk kata kunci umum dwi santoso.  Hasilnya agak berbeda dengan Google.com SERP dimana saya berada di posisi kedua sedangkan versi Market Samurai menunjukkan saya di posisi ketiga. Tak apalah! Cuma beda sedikit…hohoho lagipula saya hanya kalah oleh the Great & Mighty Facebook yang punya anggota 500 juta orang dan mendapat angka 10 dari Google sebagai PageRank! Secara sekilas dapat disimpulkan bahwa jika saya memperbaiki beberapa faktor maka Facebook dapat dikalahkan sebagaimana saya telah kalahkan Twitter…hehehe

Blog ini diperbarui pada 13 November 2010.
Posisi situs ini adalah nomor satu di halaman pencarian Google International dan Google Indonesia

Ayo Kamu Coba!
Semoga Sukses!

2 Responses to “SEO bukan Search Engine Optimization!”

  1. Ternyata dengan mempelajari SEO yang salah satunya bertujuan untuk meningkatkan PR dan nilai Alexa menjadikan ngeblog jauh lebih menarik dan sangat menantang
    terima kasih sudah berbagi artikel

    Bolehngeblog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: